Harga Minyak Dunia Tembus US$115 di Tengah Perang Iran
Harga minyak WTI dan Brent melonjak lebih dari 25% setelah Selat Hormuz terganggu akibat konflik Iran. Simak implikasinya bagi pasar energi global.
Harga minyak WTI dan Brent melonjak lebih dari 25% setelah Selat Hormuz terganggu akibat konflik Iran. Simak implikasinya bagi pasar energi global.
Harga minyak Brent tembus US$117/barel pada Senin (9/3). Produksi Irak anjlok 70% imbas lumpuhnya Selat Hormuz.
UEA dan Kuwait mulai pangkas produksi minyak setelah Selat Hormuz nyaris tertutup. Harga Brent sudah naik 8,52% ke US$92,69 per barel.
Konflik AS-Israel vs Iran membekukan lalu lintas Selat Hormuz. Harga minyak meroket 35% dalam sepekan, Kuwait pangkas produksi.
Blokade Selat Hormuz memaksa kilang minyak di China, India, dan Korea Selatan mengurangi produksi. Kontrak pelayaran jangka panjang pun terancam sengketa.
Israel melancarkan gelombang baru serangan udara ke Teheran. Indonesia pastikan cadangan pangan aman hingga 324 hari di tengah eskalasi konflik.