Inflasi Februari 2026 Tembus 4,76%, Tarif Listrik Jadi Biang Kerok
BPS catat inflasi Februari 2026 sebesar 4,76% yoy. Tarif listrik dan emas perhiasan jadi pendorong utama kenaikan harga bulan ini.
BPS catat inflasi Februari 2026 sebesar 4,76% yoy. Tarif listrik dan emas perhiasan jadi pendorong utama kenaikan harga bulan ini.
Perang AS-Iran guncang pasokan energi global. Airlangga waspadai kenaikan harga BBM dan gangguan logistik yang bisa tekan ekonomi Indonesia.
BPS catat inflasi tahunan Februari 2026 sebesar 4,76% dan bulanan 0,68%, didorong lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan efek basis rendah 2025.
BPS mencatat impor Indonesia Januari 2026 naik 18,21% secara tahunan menjadi US$21,20 miliar, didorong lonjakan barang modal 35,32%.
BPS catat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68% mtm, jauh di atas konsensus 0,3%. Pangan dan emas jadi pendorong utama kenaikan harga.
BPS catat surplus neraca dagang RI Januari 2026 hanya US$950 juta, jauh di bawah Desember 2025. Impor melonjak 18% jadi pemicu utama penyempitan.