Mandiri Finansial – Harga minyak dunia mengalami ayunan ekstrem dalam satu hari perdagangan setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump soal konflik Iran-AS meredam kekhawatiran pasar global.

Harga minyak Brent sempat melonjak ke hampir $120 per barel pada Senin (09/03) sebelum akhirnya anjlok ke bawah $90 per barel dalam satu sesi yang sama.

Menurut laporan dari The New York Times, pemicu penurunan tajam itu adalah pernyataan Trump dalam wawancara dengan CBS News bahwa perang melawan Iran berjalan “sangat jauh lebih cepat dari jadwal”.

Penurunan harga dari puncak ke level terendah itu mencerminkan swing hampir 26% hanya dalam satu hari perdagangan.


Key Takeaways:

  • Harga minyak Brent melonjak ke $120/barel sebelum jatuh ke bawah $90/barel dalam satu hari.
  • Pernyataan Trump soal kemajuan konflik Iran menjadi pemicu utama pembalikan harga minyak.
  • Resolusi konflik dan pemulihan penuh pasokan minyak masih belum jelas, sehingga ketidakpastian tetap tinggi.

Pada Selasa pagi (10/03), harga Brent kembali stabil di sekitar $92 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran $89 per barel.

Dampak ke Pasar Saham Global

Pasar saham AS menunjukkan pergerakan terbatas pada Selasa (10/03), dengan indeks S&P 500 berpindah dari kenaikan kecil ke penurunan kecil saat perdagangan dibuka.

Sehari sebelumnya, S&P 500 ditutup naik 0,8%, yang sebagian memulihkan kerugian 2% dari pekan lalu, menurut laporan The New York Times.

Sementara itu, pasar Eropa mencatat kenaikan lebih signifikan, dengan indeks Stoxx 600 naik hampir 2% pada Selasa (10/03).

Ketidakpastian Masih Membayangi

Konflik antara AS dan Iran dimulai pada Sabtu (28/02), dan investor global masih mencermati dampaknya terhadap pasokan energi dan rantai pasok dunia.

Menurut The New York Times, meski pernyataan Trump sempat meredakan kekhawatiran, potensi resolusi konflik dan pemulihan penuh pengiriman minyak masih belum jelas.

Kondisi ini membuat pasar minyak tetap rentan terhadap volatilitas tajam selama konflik berlanjut memasuki pekan keduanya.


Referensi:

Featured Image: OpenAI