Mandiri Finansial – Banjir melanda ratusan titik di Jakarta setelah hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah ibu kota sejak dini hari Sabtu hingga Minggu (08/03/2026).


Key Takeaways:

  • BPBD DKI mencatat 148 RT dan 20 ruas jalan terendam banjir per pukul 13.00 WIB, Minggu (08/03).
  • Gubernur Pramono menyiagakan 1.200 pompa air untuk mempercepat penyedotan genangan di seluruh wilayah terdampak.
  • Pemprov DKI menargetkan genangan surut dalam waktu cepat dengan melibatkan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui data pemantauan banjir pada Minggu (08/03/2026) pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan data terkini BPBD, tercatat 148 rukun tetangga (RT) dan 20 ruas jalan di Jakarta masih terendam genangan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan hujan deras pada Sabtu dan Minggu menjadi pemicu utama genangan di berbagai wilayah ibu kota.

Menurut Yohan, BPBD bersama Pemprov DKI Jakarta saat ini aktif melakukan penyedotan genangan di titik-titik terdampak.

Sejumlah satuan kerja perangkat daerah turut dilibatkan dalam penanganan banjir, termasuk Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat.

Yohan juga menyebutkan bahwa petugas memastikan saluran air berfungsi optimal bersama lurah dan camat setempat.

Pemprov DKI menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga penyintas yang terdampak banjir di permukiman.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikabarkan menyiagakan 1.200 pompa air untuk mempercepat penanganan genangan di seluruh titik banjir.

BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring intensitas penanganan yang terus ditingkatkan.


Referensi:

Featured Image: OpenAI