Mandiri Finansial – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (11/3) di zona hijau dengan kenaikan 43,86 poin atau 0,59% ke posisi 7.484,77.

Penguatan indeks terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang beragam pada pagi ini.


Key Takeaways:

  • IHSG dibuka naik 0,59% ke 7.484,77, sementara LQ45 naik 0,50% ke 763,75.
  • Rupiah menguat 86 poin ke Rp16.863 per dolar AS, menambah sentimen positif pagi ini.
  • Analis mewaspadai area koreksi di 7.140, dengan potensi penguatan ke rentang 7.573–7.701.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, indeks LQ45 turut naik 3,81 poin atau 0,50% ke posisi 763,75.

Nilai tukar Rupiah juga mencatat penguatan terhadap dolar AS pada pagi ini.

Menurut data Bloomberg, Rupiah berada di posisi Rp16.863 per dolar AS, menguat 86 poin atau 0,51%.

Bursa Asia Bergerak Beragam

Pergerakan bursa Asia pada Rabu pagi tidak seragam dan memberikan sinyal yang terbatas bagi IHSG.

Menurut data yang dikutip dari Kumparan, Indeks Nikkei 225 Jepang naik signifikan 2,09% ke level 53.382,39.

Indeks Hang Seng Hong Kong turut naik tipis 0,23% ke level 26.023,7.

Sementara itu, Indeks Shanghai Composite China turun 0,14% ke level 4.117 dan Indeks Straits Times Singapura melemah 0,20% ke 4.851,79.

Waspadai Area Koreksi

Meski dibuka menguat, analis mengingatkan adanya potensi tekanan koreksi pada perdagangan hari ini.

Menurut Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, IHSG saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

Herditya menyebut area 7.140 sebagai level koreksi berikutnya yang perlu dicermati, dengan level support di 7.071 dan 7.226.

Ia juga menyebutkan area penguatan IHSG terdekat berikutnya berada pada rentang 7.573–7.701, dengan level resistance di 7.481 dan 7.712.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan kisaran support dan resistance di 7.000–7.485.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham TKIM, MDKA, dan INKP sebagai pilihan hari ini.

Sementara Herditya dari MNC Sekuritas merekomendasikan AMMN, BBYB, NCKL, dan WIFI dengan strategi buy on weakness.


Referensi:

Featured Image: OpenAI